Thursday, January 22, 2015

Menapaki Sejarah Korea Selatan



Upacara pergantian penjaga Istana Deoksugung, yang terletak di sisi Balai Kota Seoul, siang itu tetap berlangsung. Puluhan penjaga yang mengenakan kostum tradisional bertukar posisi dan bergantian menjaga istana.

Upacara ini menarik perhatian wisatawan karena kostum tradisional yang dikenakan para penjaga tersebut berwarna-warni: kuning, merah tua, biru, hijau, merah marun, lengkap dengan topi, senjata beraneka rupa, dan umbul-umbul. Upacara pergantian penjaga istana baru dimulai pada 1996 setelah para sejarawan Korea melakukan riset sejarah.

Upacara tersebut dilangsungkan di gerbang Daehanmun Istana Deoksugung. Tradisi pergantian penjaga ini merupakan pengalaman istimewa bagi wisatawan karena seakan dibawa ke masa kejayaan kerajaan-kerajaan di Korea. Upacara ini bisa dinikmati setiap hari pukul 11.00, 14.00, dan 15.30, kecuali hari Senin.

Meski hujan turun rintik-rintik, wisatawan tetap bertahan mengikuti upacara sampai selesai. Mereka menanti kesempatan berfoto bersama dengan para penjaga seusai upacara. Wisatawan pun diperbolehkan meminjam atau mengenakan kostum tradisional yang disiapkan di depan pintu gerbang istana untuk dipakai saat berfoto bersama dengan para penjaga.


Menghargai sejarah

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Korsel benar-benar memperlakukan sejarah dan peninggalan masa lalu secara istimewa. Museum Nasional Korea yang megah dan modern, berikut penataan galeri pamer yang sistematis, membawa pengunjung museum kembali pada sejarah kuno Korea hingga abad pertengahan dan awal era modern.

Di galeri sejarah kuno Korea, saya belajar tentang kebudayaan asli Korea dan mengikuti perkembangannya sejak masa purbakala hingga periode penyatuan Kerajaan Silla sampai Kerajaan Balhae. Sekitar 7.525 artefak dipamerkan dari periode Paleolithicum. Peninggalan purbakala tersebut dipamerkan dalam 11 ruangan.

Adapun untuk periode abad pertengahan hingga awal sejarah modern, sekitar 1.800 artefak dipamerkan dari masa Dinasti Goryeo dan Joseon. Artefak yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari senjata, peralatan memasak dan makan/minum, berbagai patung, kerajinan seni, juga mahkota emas.

Tujuh ruang pamer digunakan untuk memajang 710 benda terkait Buddha, seperti patung-patung, kaligrafi, lukisan, benda-benda seni yang terbuat dari logam, juga keramik.

Lemari kaca dengan sentuhan modern, penataan yang sistematis, mempermudah siapa saja yang hendak memahami sejarah Korea. Bahkan, anak-anak Korea pun betah berlama-lama di dalam galeri pamer dalam rombongan-rombongan kecil. Bagaimana proses ekskavasi sebuah benda purbakala juga difilmkan dan ditayangkan di layar televisi yang disiapkan di dalam galeri pamer.



Mempertahankan wilayah

Satu hal yang menakjubkan dari Korsel adalah kegigihan mereka mempertahankan wilayah. Tak sejengkal pun mereka surut langkah dalam kaitan Dokdo, sekelompok pulau kecil di Semenanjung Korea. Pulau yang disebut Liancourt Rocks itu telah menjadi sengketa selama bertahun-tahun antara Korsel dan Jepang. Kedua negara mengklaim bahwa Liancourt Rocks tersebut merupakan wilayah mereka. Jepang menyebut pulau tersebut sebagai Takeshima.

Kepulauan karang berukuran mungil tersebut terdiri atas dua pulau besar dengan luas 0,18745 kilometer persegi. Jarak Dokdo dengan Pulau Ulleungdo yang merupakan wilayah Korsel hanya 87,4 km. Adapun jarak Dokdo dengan Kepulauan Oki yang berada di Prefektur Shimane Jepang sekitar 157,5 km. Dokdo memiliki cadangan gas bumi yang belum dieksplorasi.

Agar generasi muda Korsel memahami posisi Dokdo, Pemerintah Korsel mendirikan Museum Dokdo di Seoul. Segala hal yang dipamerkan di museum ini merupakan hasil riset mengenai kehidupan dan kondisi alam di Dokdo selama 60 tahun terakhir. Bahkan, di pintu masuk stasiun televisi terbesar di Korea, Korean Broadcasting System (KBS), terpampang peta Dokdo.


Riset akademik di Dokdo dimulai pada 1947, disponsori oleh Joseon Alpine Club. Riset ini terus berlanjut dengan berbagai macam survei pada 1952 hingga 1978. Pada 1999-2000, Kementerian Maritim dan Perikanan Korsel melakukan riset terkait ekologi di Dokdo. Hasil studi atas Dokdo ini dimasukkan ke dalam subyek ilmu pengetahuan sejarah dan lingkungan alam.

Pengunjung sipil sampai saat ini dilarang masuk atau mengunjungi Dokdo berdasar Article 33 of the Cultural Heritage Preservation Act sejak Dokdo ditetapkan sebagai Dokdo Natural Preservation Zone pada tahun 1982. Meski demikian, pulau kecil lainnya, yakni Dong-do, telah dibuka untuk pengunjung sipil dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu.

Sangat kuat memegang teguh kesatuan wilayah dan piawai dalam menyajikan fakta-fakta sejarah kepada anak-anak muda penerus bangsa, itulah yang bisa kita pelajari dari bangsa Korea. Semoga museum-museum di Indonesia bisa menularkan semangat serupa bagi generasi mudan

Tempat Wisata Yang Harus Anda Kunjungi di Tahun 2015



Tahun baru, resolusi baru, tentunya tempat wisata baru yang wajib Anda kunjungi. Bila tahun lalu Anda belum sempat mengunjunginya, tak ada salahnya jika ditahun ini Anda mempersiapkan kunjungan kesana. 

Dilansir Allwomenstalk,  berikut beberapa tempat wisata yang dirasa wajib Anda kunjungi selama tahun 2015 ini. Apa saja?

Samoa


Samoa adalah sebuah negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan yang terdiri dari dua pulau utama dan tujuh pulau kecil. Letaknya sekitar setengah jarak perjalanan dari Selandia Baru ke Hawaii. Apa yang tidak disukai dari Samoa? Tempat ini diberkahi dengan pantai yang indah, pegunungan yang luar biasa dan hutan hujan indah. Samoa memberi kesan santai, gaya yang sederhana sangat menarik bagi para wisatawan. Nikmati kenyamanan tinggal di sebuah gubuk didekat pantai. Anda juga bisa menggunakan kendaraan bus mengelilingi kota. Bahkan Anda bisa duduk dan makan makanan laut segar. Selain itu, disana Anda juga bisa menikmati beberapa aktivitas olahraga air seperti berenang, snorkeling atau menyelam. Dan jika Anda beruntung, Anda akan tiba ketika mereka mengadakan festival seperti Apia Arts dan Crafts Festival atau Teuila Festival.

Tunisia

Tunisia belum menjadi tempat paling aman untuk wisata. Namun negara ini bekerja keras untuk menarik wisatawan. Hal itu membuat negara ini jauh lebih aman sekarang ini. Nikmati daerah beriklim cerah dan pantai berpasir yang merupakan suatu impian bagi orang yang menyukai olahraga air, nikmati windsurfing, menyelam, ski air, snorkeling dan lainnya.
 
Uruguay

Negara Amerika Selatan kecil ini juga menjadi negara tujuan wisata. Disana wisatawan bisa melakukan tawar-menawar bahkan jauh lebih baik dibanding negara tetangganya, seperti Argentina dan Brasil. Harganya berfluktuasi menurut musim. Jadi untuk transaksi terbaik, hindari perjalanan pada Januari atau Februari. Kunjungi Punta del Este, sebuah resor pantai trendi nan santai di Montevideo atau hanya sekedar menikmati pemandangan pantai. Nikmati bukit-bukit pasir yang terkenal dan laguna, atau kunjungi negara gaucho dan belajar tentang Uruguay versi koboi. Ini adalah lahan bagi Anda pemakan daging, tentu tidak cocok bagi vegetarian.


Shanghai

Meskipun Shanghai merupakan pusat keuangan Cina, perjalanan menakjubkan kesana cukup terjangkau. Kota ini ramai dengan berbagai aktivitas, tapi kota ini relatif aman untuk para pengunjung. Kota ini juga menawarkan akomodasi murah dan menarik. Untuk harga terendah, tinggalkan hotel besar dan restoran. Beralihkan ketempat menarik lainnya yang harganya lebih terjangkau. Shanghai memiliki museum besar yang membanggakan, restoran mewah dan bar, kuil bersejarah dan taman yang mengagumkan. Pastikan untuk mendatangi Oriental Pearl Tower untuk mengingat kota yang luar biasa ini. Juga jangan lewatkan Nanjing Road untuk pusat perbelanjaan yang pastinya tidak akan menguras kantong Anda.


Portugal

Portugal merupakan tujuan wisata di Eropa yang besar tanpa harus menghabiskan banyak biaya khasnya wisata negara Eropa. Selama musim hangat banyak orang bersantai di pantai. Anda juga bisa mengunjungi Algarve jika Anda mencintai kegangatan, iklim laut tengah dengan pantai. Jika ingin wisata murah, Anda bisa menggunakan sistem trasnportasi murah dengan menggunakan bus, elevator dan trem. 

Anda mungkin akan terkejut dengan berapa banyak biaya yang harus Anda habiskan untuk melakukan perjalanan di tahun 2015 ini. Sebelumnya lihatlah paket secara keseluruhan bukah hanya pernebangan dan akomodasi. Nah, kemana mata Anda tertuju untuk wisata tahun 2015 ini?
 



Monday, January 19, 2015

Serunya Liburan ke Paris Bersama Keluarga





Eropa menjadi tujuan wisata keluarga Indonesia. Ada banyak destinasi yang menarik di sana, salah satunya adalah Paris, Prancis. Menara Eiffel, Istana Versailles dan Disneyland Paris, bakal jadi tempat seru sekeluarga.

Paris tidak hanya cocok untuk mereka yang mencari destinasi romantis. Tempat berjuluk Kota Cahaya ini juga menarik untuk dikunjungi Anda sekeluarga. Anak-anak butuh tempat dengan suasana ceria dan orangtua juga ingin mengunjungi tempat penting dan populer.

Ada banyak tempat menarik di sana yang membutuhkan waktu sekitar 3 hari untuk dijelajahi sampai tuntas.


1. Hari 1: Disneyland Paris
detikTravel ingin memberikan pendekatan yang berbeda untuk liburan keluarga di Paris, dibandingkan dengan liburan mainstream di Ibukota Prancis ini. Kita tidak memulainya dengan menjelajah Kota Paris, melainkan dengan mengajak anak-anak ke tempat paling ceria di sana yaitu Disneyland Paris.

Bahagiakan anak-anak Anda dengan berjumpa aneka tokoh animasi Disney yang legendaris mulai dari Mickey Mouse, Donald Duck, Goofy dan aneka putri Disney mulai dari Snow White, Aurora sampai Cinderella. Disneyland Paris adalah taman rekreasi seluas 19 km2 di daerah Marne-la-Vallee, yang berjarak 32 km dari Paris.

Berangkatlah sepagi mungkin, dan nikmatilah waktu sampai malam tiba di sana. Rugi kalau seandainya hanya sebentar di Disneyland Paris. Nikmati wahana top di sana ada istana boneka It's Small World, Pirates of The Carribean dan Buzz Lightyear Laser Blast. Tutuplah liburan di Disneyland Paris dengan pesta kembang api yang meriah di malam hari.

Dari pusat kota Paris, naiklah kereta komuter antar kota RER Line A, turun di Stasiun Marne-la-Vallee-Chessy. Harga tiketnya 65 Euro (Rp 946 ribu) atau 80 Euro (Rp 1,2 juta) jika ingin berkunjung juga ke ke Walt Disney Studios Park, taman rekreasi lain yang bertetangga dengan Disneyland Paris.


2. Hari 2 Pagi: Versailles
Di hari kedua di Paris, kita juga belum jalan-jalan di kota melainkan mengajak keluarga Anda ke istana paling megah di Eropa yaitu Istana Versailles yang berada di luar Kota Paris. Untuk pergi ke sana, kita naik kereta komuter RER jurusan C dari Stasiun Champ de Mars-Tour Eiffel, dekat Menara Eiffel. Tiket keretanya 7 Euro PP (Rp 111 ribu).

Akses dari jalur kereta Metro adalah rute M1, turun di Stasiun Bir Hakiem, dan ada akses khusus ke Stasiun Champ de Mars-Tour Eiffel. Naiklah kereta RER C jurusan Versailles Chateau-Rive Gauche dengan lama perjalanan 45 menit. Jangan bingung, mayoritas penumpang adalah wisatawan yang mau ke Versailles. Begitu tiba di Kota Versailles, semua orang akan berduyun-duyun menuju istana, Anda sekeluarga tinggal ikut saja.

Istana Versailles itu maha besar. Butuh waktu seharian menjelajah istana peninggalan Raja Louis XIV ini. Ada banyak istana di sana,  istana utama dulu yang dijelajahi. Harga tiketnya 15 Euro (Rp 238 ribu). Ada banyak lukisan mahakarya di istana ini. Aneka peninggalan Raja Louis XIV, Ratu Marie Antoinette, ruang pesta dansa Gallery of Glass dan kemudian taman istana yang super luas.


3. Hari 2 Sore: Museum Louvre
Anda sekeluarga kembali ke Kota Paris pada sore harinya. Jangan terlalu sore yah, karena kita akan menuju Museum Louvre. Kenapa sore hari, karena jumlah wisatawannya sudah jauh berkurang dan ada promosi tiket murah untuk hari Rabu dan Jumat sore.

Stasiun Palais Royal-Musee du Louvre yang dilewati kereta Metro M1 dan M7 adalah stasiun terdekat menuju museum. Harga tiket masuk Museum Louvre adalah 12 Euro (Rp 191 ribu), namun khusus Rabu dan Jumat setelah pukul 18.00 ada promo tiket diskon dengan potongan harga sekitar 3 Euro (Rp 47 ribu).

Tidak mungkin menjelajah Louvre dalam sehari, apalagi beberapa jam saja. detikTravel menyarankan Anda sekeluarga langsung mengincar lukisan Monalisa. Setelah itu barulah bebas memilih mau melihat apa dengan waktu yang tersisa.

Aneka lukisan dalam film Da Vinci Code ada di sini, ada juga patung Venus de Milo. Selain itu, ada juga aneka koleksi mumi termasuk patung Ramses II, firaun yang dilawan Nabi Musa. Tidak cukup waktu untuk melihat semua, jadi Anda harus bijak memilih objek apa yang mau dilihat.

4. Hari 3 pagi: Arc de Triomphe
Hari terakhir di Paris, barulah kita menikmati objek wisata di dalam kota. Mulailah petualangan kita dari Arc de Triomphe. Inilah monumen peninggalan Napoleon Bonaparte di tengah-tengah bundaran lalu lintas simpang 12. Monumen berbentuk gerbang ini sangat ikonik dan merupakan salah satu landmark populer di Paris.

Kereta bawah tanah Metro M1, M2, M6 lewat ke tempat ini dan turunlah di Stasiun Charles de Gaulle-Etoile. Untuk mendekat ke Arc de Triomphe, wisatawan bisa melalui terowongan khusus dari seberang jalan. Arc de Triomphe berfungsi sebagai monumen kepahlawanan negara Prancis. Tamu kepala negara asing biasanya meletakan karangan bunga jika sedang berkunjung ke sini.

Mumpung masih pagi, sempatkan juga jalan-jalan sebentar menikmati Champs Elysees. Kita bisa cuci mata menikmati aneka butik, atau ikut mampir ke beberapa cafe untuk menikmati kopi dan anak-anak bisa menikmati croissant layaknya Parisian sejati.


5. Hari 3 siang: Menara Eiffel
Dari Arc de Triomphe, sambung perjalanan keluarga Anda naik kereta Metro M6 turun di Stasiun Bir Hakiem. Begitu keluar stasiun, carilah menara menjulang paling terkenal di Prancis: Menara Eiffel. Berjalanlah mendekat sekitar 200 meter dan Anda akan tiba di sana.

Harap maklum, di kawasan wisata ini akan sangat ramai. Kagumilah menara karya Gustave Eiffel ini bersama ratusan wisatawan lain. Tiket naik ke lantai 2 (pertengahan menara) adalah 9 Euro (Rp 143 ribu) dengan lift atau 5 Euro (Rp 79.600) dengan tangga. Untuk naik ke puncak Menara Eiffel ada tambahan biaya 15,5 Euro (Rp 246 ribu).

Jika mau hemat, nikmati saja menara ini dari Taman Champ de Mars. Suasananya romantis banget di taman ini. Oh ya, akan ada banyak imigran Afrika berjualan gantungan kunci Menara Eiffel. Tawarlah yang gigih, karena harga aslinya hanya 20 sen Euro sebuah (Rp 3.000).


6. Hari 3 sore: Galleries Lafayette
Wisata belanja ke tempat belanja paling tersohor di Paris, Prancis adalah akhir yang sempurna dari liburan 3 hari di sana. Galeries Lafayette di Boulevard Hausmann adalah tempat tujuan para turis berduit, terutama dari Asia. Kalau anak-anak sudah dihibur dengan Disneyland Paris, orangtua pun pasti ingin menghibur diri dengan berbelanja bukan?

Naiklah kereta Metro M7 atau M9 dan turun di Chaussee d'Antin-La Fayette. Keluar dari stasiun, tengoklah bangunan megah menjulang 10 lantai, itulah Galeries Lafayette. Aneka barang branded ada semua di sini, mulai dari Hermes sampai Louis Vuitton.

Kalau uang tidak cukup juga tidak apa-apa, windows shopping melihat aneka barang mewah bisa menjadi hiburan juga. Jangan salah, ada banyak wisatawan Indonesia belanja di sini. Bahkan mereka punya kasir khusus berbahasa Indonesia, lho!

Itulah dia, rincian detil dari liburan keluarga 3 hari 2 malam di Paris. Selamat mencoba dan semoga mendapat liburan yang berkesan bersama pasangan Anda dan anak-anak. Bon voyage!




Liburan Menyenangkan di Osaka




Ayo kita liburan ke Jepang. Di sana ada banyak destinasi seru untuk liburan yang menyenangkan. Nah kalau di Osaka, kita bisa melihat istana, akuarium, tempat nongkrong gaul, sampai wisata kuliner. Nyamm!

Kota Osaka adalah salah satu destinasi favorit wisatawan yang liburan ke Jepang. Ini lantaran akses dari Bandara Internasional Kansai yang mudah, serta kota-kota tetangga yang juga asyik untuk dijelajahi seperti Kyoto dan Nara.

Osaka seringkali menjadi titik start untuk traveler yang ingin menjelajah Jepang ke arah Utara seperti Tokyo dan Hokaido. 2 Hari dianggap cukup untuk menikmati kota ini.


1. Day 1 pagi: Osaka Aquarium Kaiyukan
Mulailah liburan di Osaka dengan melihat ikan-ikan lucu dan menakjubkan. Osaka Aquarium Kaiyukan yang berada di tepi laut adalah objek wisata akuarium terbaik di Jepang. Ada 27 tanki akuarium, yang paling besar kapasitasnya 5.400 meter kubik atau sebesar gedung 3 lantai.

Osaka Aquarium Kaiyukan memiliki 29 ribu ekor hewan dari 470 spesies hewan laut Jepang dan dari seluruh dunia. Koleksi terbaiknya adalah hiu paus dan kepiting raksasa.

Osaka Aquarium bisa ditempuh dengan naik subway Chuo Line turun di Stasiun Osakako. Dari stasiun ikuti penanda arah Osaka Aquarium dengan jalan kaki sekitar 10 menit. Harga tiket Osaka Aquarium adalah 2.300 Yen atau sekitar Rp 243 ribu.


2. Day 1 siang: Instant Ramen Museum
Suka makan mie instan? Kalau mau tahu siapa penemu mie instan, datang saja ke The Mamofuku Ando Instant Ramen Museum di 8-25 Masumi Cho, Ikeda-Shi, Osaka. Usai dari Osaka Aquarium Kaiyukan, inilah destinasi wisata Anda selanjutnya.

Inilah tempat kelahiran mie instan yang kini merajalela di dunia, penemunya adalah Mamofuku Ando (1910-2007). Museum dua lantai ini punya replika gubuk dimana Ando menciptakan mie instant. Setelah itu ada yang seru, yaitu ruang pamer aneka jenis mie instant di seluruh dunia.

Pengunjung juga bisa belajar membuat mie instan, tapi harus reservasi dulu. Sempurnakan kunjungan Anda di Instant Ramen Museum dengan menikmati mie instant panas dengan bumbu yang menggugah selera. Oishi!



Dari akuarium, kita kembali naik kereta dari Stasiun Osakako ke Stasiun Umeda. Dari situ naik kerena komuter Hankyu Takarazuka Line arah luar kota turun di Stasiun Ikeda dan jalan kaki 5 menit menuju museum. Museum buka pukul 09.30-16.00 dan tutup setiap hari Selasa dan hari libur nasional. Masuk ke museum ini gratis namun kalau mau ikut kelas memasak, ada biaya 500 Yen (Rp 55 ribu).

3. Day 1 sore: Umeda Sky Building
Usai menikmati mie instant lezat di Instant Ramen Museum, kita menuju destinasi ketiga untuk hari pertama yaitu Umeda Sky Building. Dari museum, kita kembali naik kereta yang sama untuk balik arah sampai Stasiun Umeda. Umeda Sky Building tinggal berjalan kaki saja dari stasiun.

Umeda Sky Building adalah gedung 40 lantai yang unik karena tengahnya bolong. Jadi ini seperti twin tower yang disambung di bagian atapnya. Di atap ini ada ruang pengamatan yang bisa dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan di sekitar Osaka. Tiket masuknya 700 Yen atau sekitar Rp 77 ribuan.

Kita bisa berpuas diri menikmati pemandangan sore hingga malam menjelang. Nah dari situ jangan buru-buru pergi. Di Stasiun Umeda kita bisa mengisi perut dengan aneka makanan atau membeli bento yang cocok dengan selera Anda.


4. Day 2 pagi: Osaka Castle
Hari kedua di Osaka, saatnya menikmati sejarah dan budaya Jepang yang mengagumkan. Osaka Castle adalah tujuan pertama kita di pagi hari. Di tengah Kota osaka yang modern, ternyata istana berusia ratusan tahun yang dibangun oleh Toyotomi Hideyoshi yang merupakan penguasa Jepang tahun 1583.

Kini Osaka Castle merupakan simbol kota Osaka dan sangat populer. Osaka Castle terbagi atas 6 lantai, di mana ada peninggalan bersejarah berupa gulungan surat, baju perang, pisau, samurai, fasilitas suara dan diorama yang bercerita tentang kejadian-kejadian penting di Osaka pada saat itu. Kita juga bisa melihat Kota Osaka dari puncak istana.

Untuk pergi kesana, kita bisa naik subway Tanimachi Subway Line atau Chuo Subway Line. Kemudian kita turun di Stasiun Tanimachi 4-chome dan jalan kaki melintasi taman istana menuju lokasi ini. Istana ini buka dari pukul 09.00-17.00 dengan harga tiket masuk 600 Yen atau sekitar Rp 66 ribu.


5. Day 2 siang: Shinsaibashi
Lihat akuarium sudah, museum sudah, gedung keren sudah, bahkan istana pun sudah. Yang tersisa di Osaka tinggal belanja, belanja dan belanja! Usai dari Osaka Castle, kita datangi kawasan destinasi belanja Shinsaibashi. Ini adalah kawasan belanja sepanjang 600 meter dengan deretan toko-toko fashion di kanan dan kirinya. Wow!


Kalau Tokyo punya Harajuku, maka di Osaka ini Shinsaibashi ini adalah tempatnya berburu fashion khas Jepang. Di tengah-tengah Shinsaibashi, jangan lewatkan Amerikamura, tempat nongkrong ekspatriat di Jepang dengan gaya bangunan dan fashion ala Amerika.

Puas-puaskan diri keluar masuk toko baju, sepatu, aksesoris dan aneka restoran yang ada di sini. Untuk mencapai tempat ini dari Osaka Castle, kita kembali ke Stasiun Tanimachi 4-chome, naik jurusan Chuo Line sampai Stasiun Homachi dan ganti jurusan Yotsubashi Line hanya satu stasiun sampai Shinsaibashi.


6. Day 2 sore: Dotonbori
Inilah klimaks dari liburan 2 hari di Osaka. Di ujung selatan dari Shinsaibashi, kita akan tembus ke kawasan belanja dan wisata kuliner paling terkenal di Osaka, yaitu Dotonbori. Kalau mau berwisata kuliner takoyaki yang lezat atau okonomiyaki yang menggoyang lidah, di sinilah pusatnya.

Kawasan belanja Dotonbori ditandai dengan patung kepiting raksasa dan lampu neon raksasa Glico Man yang bergambar orang berlari. Di sekitarnya kita bisa memilih dari sekian banyak tempat makan, atau lanjut berbelanja fashion dan aksesoris.

Dotonbori paling enak dinikmati sore sampai malam hari. Pada malam hari, aneka lampu neon iklan berwarna-warni akan menerangi Dotonbori. Wisatawan dan warga Osaka tumpah ruah bersama nongkrong bareng di sini hingga larut malam.



Destinasi Wisata Yang Harus Anda Kunjungi di Bangkok Selama 3 Hari 2 Malam



Bangkok di Thailand seringkali identik dengan destinasi anak muda. Padahal tidak juga, karena keluarga pun bisa asyik liburan di sini. Inilah itinerary untuk liburan sekeluarga selama 3 hari di Bangkok.

Untuk keluarga, liburan biasanya berlangsung selama 3 hari 2 malam. Nah, dengan begitu bisa banyak destinasi yang didatangi, serta waktunya juga tidak terburu-buru.


Hari 01 Pagi : Grand Palace

Karena Bangkok punya banyak sekali tempat bersejarah, rasanya belum sah liburan ke sana tanpa mendatangi Grand Palace. Ajaklah keluarga Anda melihat istana ini.

Istana kerajaan ini buka dari pukul 08.30 waktu setempat dan tutup pukul 15.30. Untuk tiket masuknya sekarang adalah 500 Baht (Rp 186 ribu).

Waktu keliling Grand Palace bisa sampai makan siang. Selesai keliling-keliling, Anda sekeluarga bisa langsung mengarah ke Mal Siam Discovery. Di sana, bisa makan siang di food court atau salah satu restoran yang ada di sana.


2. Hari 1 siang: Madame Tussauds
Masih di Mal Siam Discovery, selesai makan jangan pulang dahulu karena di sana ada Madame Tussauds yang bisa dikunjungi. Ini adalah museum patung lilin para selebriti dan tokoh-tokoh dunia.

Patungnya begitu mirip dengan manusia asli. Di dalam, Anda bisa bertemu dengan banyak patung lilin tokoh dunia mulai dari Bruce Lee sampai Angelina Jolie. Bagi wisatawan Indonesia, patung paling favorit adalah patung Presiden Soekarno.

Untuk tiket masuknya mulai dari 600-800 Baht per orang. Harga untuk anak-anak adalah 600 Baht sedangkan untuk dewasa 800 Baht. Jika beli online, bisa hemat 20% lho!

3. Hari 1 malam: Pratunam
Waktu keliling Madame Tussauds bisa sampai sore. Selanjutnya bisa mengarah ke kawasan Pratunam. Di sana ada pasar malam yang juga menawarkan aneka suvenir.

Anda bisa berbelanja T Shirt bertema Thailand, gantungan kunci dan aneka suvenir lainnya. Pasar malam Pratunam adalah pasar malam favorit turis Indonesia karena mereka banyak menginap di aneka hotel di kawasan ini.

Sembari keliling melihat beragam belanjaan, Anda sekeluarga juga bisa mencoba kuliner khas setempatnya. Untuk makan malam, aneka kedai menawarkan pad thai atau tomyam bisa mudah ditemui di sini. Sedangkan untuk buah potong, ada banyak pilihan yang bisa dibeli mulai dari pepaya, semangka hingga jambu biji.


4. Hari 2 pagi: Lumphini Park
Hari kedua di pagi hari, mengapa tidak mencoba untuk melewati pagi di Lumphini Park. Jangan salah, ini adalah salah satu taman kota pilihan di Asia Tenggara.

Area hijau yang luas dan danau yang tenang menyejukkan sejenak dari hiruk pikuk Bangkok. Datangi taman ini dari pagi dan nikmati udara yang segar.

Tak ada salahnya menghabiskan waktu dengan berjalan santai atau jogging ringan. Anak-anak juga pasti senang menikmati aneka fasilitas tempat bermain anak dan suasana pagi yang menyenangkan


5. Hari 2 siang: Wat Pho & Wat Arun
Selanjutnya, Anda sekeluarga bisa mencoba mendatangi Wat Pho yang letaknya tak begitu jauh dari Grand Palace. Satu yang paling menarik di sana adalah patung Buddha tidur raksasa yang berbalut emas.

Masih berkeliling kuil, kini saatnya mendatangi Wat Arun. Jangan lupa, ambil akses yang melewati Sungai Chao Phraya. Naik perahu di Bangkok adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan karena sungguh seru!

Di Wat Arun, yang menarik adalah naik kuilnya karena tangganya sungguh tinggi dan curam. Bahkan, ada juga yang merangkak karena takut ketinggian. Namun di sinilah pengalamannya.


6. Hari 2 malam: Asiatique
Sore menjelang malam, Anda sekeluarga bisa menghabiskan waktu di Asiatique. Kawasan nongkrong yang sedang ramai didatangi wisatawan ini menawarkan pemandangan dan restoran yang sama-sama menyenangkan.

Asiatique juga merupakan destinasi belanja. Barangnya lebih bagus dan tidak pasaran seperti Pratunam, namun harganya memang lebih mahal. Di sini Anda sekeluarga juga bisa menonton pertunjukan aksi teatrikal beladiri Muay Thai.

Satu yang harus Anda sekeluarga coba adalah naik bianglala. Bernama Mekhong, bianglala ini menawarkan pemandangan cantik Bangkok dari ketinggian. Harga satu kali naik bianglala adalah 250 Baht (Rp 90 ribu) untuk 30 menit.


7. Hari 3 pagi: Pasar Chatuchak
Dengan asumsi Anda sekeluarga pulang pada akhir pekan, dan penerbangan malam. Anda masih bisa menjelajah Pasar Chatuchak barang sejenak. Sebelum ke bandara, tak ada salahnya berburu pakaian atau barang-barang di Chatuchak.

Pasar yang hadir setiap akhir pekan ini cocok untuk Anda sekeluarga. Mulai dari mainan anak-anak, pakaian, hingga perlengkapan rumah ada dijual di sini. Tapi ingat, jangan terlambat pergi ke bandaranya.


Saturday, January 17, 2015

Konferensi Internasional akan Bahas Isu Pariwisata Halal



Ajang pameran dan diskusi pariwisata halal terbesar, World Islamic Travel Summit (WITS15), akan digelar untuk pertama kalinya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Oktober 2015 mendatang.

Konferensi dan pameran akan menggunakan dua balai pertunjukan Abu Dhabi National Exhibition Centre (Adnec) pada 19-21 Oktober, demikian dilansir Gulf Daily News (GDN), Jumat (16/1).

Kegiatan multi events ini melibatkan lebih dari 20 peserta dan seribu utusan konferensi yang akan hadir dalam sesi seminar umum, diskusi panel, debat dan 150 presentasi dari 70 pembicara internasional.

Dengan tema 'Menuju Revolusi Pariwisata Halal' akan mengundang para pakar, penentu kebijakan dan praktisi industri ini dari berbagai negara. "Para analis mengatakan pasar pariwisata halal saat ini mewakili 13 persen pasar global," kata Manajer Kegiatan WITS15, Hosam Moustafa.

Laporan perjalanan Muslim terbaru yang dirilis lembaga konsultasi bisnis Dinar Standard dan lembaga pemeringkat wisata Crescent Rating memproyeksikan hingga 2020, pariwisata halal internasional akan meningkat 3,8 persen dibanding pariwisata konvensional yang justru tumbuh minus 4,79 persen.

Ajang pameran dan diskusi pariwisata halal terbesar, World Islamic Travel Summit (WITS15), akan digelar untuk pertama kalinya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Oktober 2015 mendatang.

Konferensi dan pameran akan menggunakan dua balai pertunjukan Abu Dhabi National Exhibition Centre (Adnec) pada 19-21 Oktober, demikian dilansir Gulf Daily News (GDN), Jumat (16/1).

Kegiatan multi events ini melibatkan lebih dari 20 peserta dan seribu utusan konferensi yang akan hadir dalam sesi seminar umum, diskusi panel, debat dan 150 presentasi dari 70 pembicara internasional.

Dengan tema 'Menuju Revolusi Pariwisata Halal' akan mengundang para pakar, penentu kebijakan dan praktisi industri ini dari berbagai negara. "Para analis mengatakan pasar pariwisata halal saat ini mewakili 13 persen pasar global," kata Manajer Kegiatan WITS15, Hosam Moustafa.

Laporan perjalanan Muslim terbaru yang dirilis lembaga konsultasi bisnis Dinar Standard dan lembaga pemeringkat wisata Crescent Rating memproyeksikan hingga 2020, pariwisata halal internasional akan meningkat 3,8 persen dibanding pariwisata konvensional yang justru tumbuh minus 4,79 persen.



WITS15 diharapkan bisa menarik para delegasi high profile dari pemerintahan, asosiasi pariwisata dan operator sektor privat yang berkecimpung dalam industri pariwisata halal.

Selain 60 negara undangan, 57 negara Organisasi Kerja sama Islam (OIC) sudah pasti masuk dalam daftar undangan. OIC merupakan organisasi lintas negara terbesar ke dua setelah PBB yang anggotanya tersebar di empat benua.

Sesi utama konferensi ini akan fokus pada penerapan praktis untuk meningkatkan produktifitas pariwisata negara-negara anggota OIC. Di dalamnya juga akan diadakan kegiatan mengenai teknologi terbaru, peningkatan kapasitas, kewirausahaan, peran sektor privat dan peran sektor pendukung lainnya sehingga bisa dibentuk rumusan yang aplikatif dan mudah diterapkan secara internasional.

Mau Belanja di Duty Free Berikut Tips yang harus Anda ketahui



Siapa yang tak tergoda untuk belanja di duty free shop, alias toko bebas pajak yang ada di bandara. Namun sebelum kalap belanja, ada beberapa tips yang perlu Anda simak. Jangan sampai membeli barang yang salah!

Belanja di duty free shop bisa jauh lebih murah dibanding toko-toko biasa. Duty free shops banyak ditemukan di bandara, baik domestik maupun mancanegara. Barang yang dijual pun beragam, mulai dari jam tangan sampai perhiasan.


1. Yang sebaiknya dibeli

Anda akan sangat berhemat jika membeli barang-barang yang harga pajaknya tinggi. Antara lain tembakau, liquor, parfum, juga barang mewah seperti perhiasan.

Harga barang-barang tersebut selalu lebih murah dibanding toko-toko yang bukan duty free. Hal ini berlaku di semua negara, termasuk Indonesia.
2. Yang sebaiknya jangan dibel
Duty free shop memang bebas pajak, namun ada beberapa barang yang sebaiknya tidak Anda beli. Elektronik, pakaian, dan kosmetik adalah beberapa di antaranya.

Pajak tiap negara untuk barang elektronik memang cukup tinggi. Namun biasanya, duty free shop tidak punya koleksi barang elektronik yang lengkap dan paling baru. Sementara untuk pakaian, pajaknya tidak terlalu tinggi sehingga tak ada bedanya jika Anda membeli di toko biasa. 

Sama halnya dengan pakaian, harga kosmetik di duty free shop pun tidak jauh berbeda dengan harga aslinya. 

3. Ketahui harga aslinya

Saat belanja di duty free shop, ada baiknya Anda mengetahui kisaran harga asli barang yang akan dibeli. Hal ini membantu Anda untuk membandingkan, berapa besar penghematan yang bisa Anda lakukan.

Duty free shop tak hanya ada di bandara, namun juga perbatasan negara lainnya. Kota-kota perbatasan, pelabuhan, juga kapal pesiar. Di beberapa maskapai, Anda juga bisa membeli barang-barang duty free di dalam pesawat.

4. Ketahui aturan bea cukai

Anda pasti familiar dengan kertas kecil bertuliskan 'Custom Declaration' yang dibagi ke penumpang pesawat sebelum mendarat. Nah itulah aturan soal barang pribadi yang kita beli di luar negeri yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 188/PMK.04/2010.

Formulir Custom Declaration itu bukanlah kertas biasa. Aturan ini menjadi landasan bagi petugas Bea Cukai di bandara untuk memeriksa isi koper Anda ketika diduga tidak wajar. Barang yang diperhatikan petugas biasanya fashion atau gadget, rokok, dan minuman beralkohol. Jika membawa barang-barang tersebut melebihi batas, Anda akan dikenai pajak masuk.



"Jadi itu kategorinya ada barang bawaan penumpang itu batasannya USD 250 untuk 1 orang dan USD 1.000 untuk keluarga, selain itu bisa kena pajak dalam rangka impor," kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Ditjen Bea Cukai, Haryo Limanseto