Monday, April 20, 2015

4 Negara dengan Nilai Uang Lebih Rendah dari Rupiah



Dollar sedang melonjak tinggi membuat banyak traveler malas liburan ke luar negeri karena nilai tukar yang jauh berbeda. Tenang, masih ada beberapa negara yang nilai tukar uangnya lebih rendah dari Rupiah kok. Mana saja?

Tak bisa dipungkiri, mata uang Indonesia tidak terlalu kuat jika dibanding dengan mata uang asing kebanyakan. Tapi jangan berkecil hati dulu karena masih ada negara yang nilai tukarnya lebih rendah dari Rupiah.

Memang sih, rendahnya nilai tukar mata uang belum menentukan mahal atau murahnya traveling ke negara itu. Masih ada faktor lain seperti biaya hidup dan daya beli uang.

Tapi setidaknya, rendahnya nilai tukar mata uang bisa menjadi salah satu pertimbangan kita.  Inilah 4 negara yang nilai tukarnya lebih rendah dari Rupiah:


1. Belarus

Belarus merupakan sebuah negara yang berada di kasawan Eropa Timur. Negara dengan ibukota Minsk ini berbatasan dengan Rusia, Ukraina dan Polandia. Sebagai salah satu negara di Eropa Timur, Belarus tentu punya objek wisata yang identik dengan arsitektur antik.

Di sini juga terdapat aneka gereja dengan bentuk yang cantik. Ada pula museum, serta bukit yang menyajikan pemandangan indah. Siapa sangka, negara di Eropa seperti ini punya nilai tukar yang sedikit lebih rendah terhadap Rupiah.

Untuk 1 Rupiah, bisa ditukar dengan 1,1 Belarus Ruble. Tidak terlalu jauh memang, namun tetap lebih tinggi. Apalagi jika ditukar dalam jumlah yang sekaligus banyak.


2. Iran

Banyak hal yang mempengaruhi kuat atau lemahnya nilai tukar uang di sebuah negara. Karena sering terkena sanksi internasional, perekonomian di Iran pun mau tak mau merosot turun.

Cukup tinggi dibanding Belarus, nilai tukar Rupiah ke Riyal Iran bisa mencapai 2 kali lipat. Untuk 1 Rupiah setara dengan 2,18 Iran Riyal. Dibanding negara tetangganya seperti Irak, Yaman dan Suriah, Iran termasuk cukup aman untuk didatangi. Tapi, tetap hati-hati ya!


3. Sao Tome & Principe
Sebuah negara di kawasan Afrika Tengah bernama Sao Tome & Principe. Dengan ibukota bernama Sao Tome, negara kepulauan ini menawarkan aneka destinasi pesisir.

Bagi Anda yang kebetulan sedang liburan ke Afrika, tak ada salahnya melancong ke negara kecil ini. Untuk 1 Rupiahnya, bisa ditukar setara dengan 1,78 Sao Tome Dobra. Lumayan kan!


4. Vietnam

Terakhir, adalah Vietnam. Negara ini berada di banyak wishlist wisatawan. Karena begitu banyak destinasi menarik yang bisa didatangi di sana.

Beberapa yang paling banyak didatangi adalah Kota Ho Chi Minh dan Hanoi. Vietnam seakan punya segalanya. Pantai cantiknya di Halong Bay, pegunungan indah di Sa Pa. Serta aneka kuil dan kuliner lezat di kota-kota besar tersebut.

Takkan boros saat liburan ke sana, karena Rupiah masih lebih kuat dibanding Dong Vietnam. Untuk 1 Rupiahnya bisa ditukar menjadi 1,67 Vietnam Dong. Jajan atau belanja sebanyak apapun, rasanya tetap lebih murah dibanding di Indonesia.



Saturday, April 18, 2015

10 Kota Dunia Dengan Hostel Backpacker Termurah



Menginap di hostel merupakan salah satu cara untuk mengirit pengeluaran akomodasi selama traveling. Di antara berbagai kota besar di dunia, setidaknya ada 10 kota dunia yang memiliki biaya hostel backpacker termurah.

Adalah Numbeo, situs database terbesar dunia untuk data kontribusi user terkait harga dan biaya, membuat penelitian Cost of Living Index for Country 2015. Riset ini mengungkapkan 119 negara dengan kota yang memiliki biaya hostel backpacker murah, yaitu Backpacker Hostel Index.

Dari situs Numbeo berpatok pada harga menginap di hostel backpacker di Kota New York, AS, dengan nilai 100 persen. Kota dunia yang indexnya di bawah 100 persen, artinya lebih murah. Maka, kita mendapatkan 10 kota dunia dengan biaya hostel backpacker yang termurah.

Berdasarkan index yang ada di situs Numbeo, disebutkan kalau Kota Madrid di Spanyol dan Roma di Italia memiliki persentase biaya Hostel Backpacker yang paling murah di dunia. Persentase biaya menginap di Madrid dan Roma hanya 2,08%-nya dibandingkan menginap di hostel backpacker di Kota New York.

Selain Madrid dan Roma, masih ada 8 kota dengan biaya menginap di hostel backpacker paling murah di dunia menurut Numbeo. Indeks disebutkan dalam satuan persen:

1. Madrid, Spanyol (2,08%)
2. Roma, Italia (2,08%)
3. Cordoba, Spanyol (6,25%)
4. Istanbul, Turki (6,25%)
5. Kathmandu, Nepal (10,42%)
6. Ottawa, Kanada (10,42%)
7. Bristol, Inggris (12,50%)
8. Ahmedabad, India (17,44%)
9. Dublin, Irlandia (18,75%)
10. Barcelona, Spanyol (35,42%)

Wednesday, April 8, 2015

Rumi Sang Penyair Cinta Ilahi



Apabila dibandingkan dengan Rabi'ah al-Adawiyah, seorang tokoh sufi wanita yang terkenal dengan ajaran mahabbah (cinta) kepada Allah SWT, maka Rumi dalam menuangkan gagasan-gagasan mistisnya lebih bersifat rasional, filosofis, argumentatif, khususnya tentang konsep mahabbah (cinta Ilahi).

Dalam buku Senandung Cinta Jalaluddin Rumi dipaparkan, konsep cinta yang dibawa Rumi tampaknya beda dengan konsep cinta yang dibawa Rabi'ah Adawiyah, yaitu dalam tahap pencapaiannya. Rabiah membawa konsep cinta murni yang tidak berputar-putar.

Namun Rumi mendasarkan cintanya pada proses panjang, melihat alam sebagai perwujudan dari cinta itu sendiri. Bila Rabi'ah terkenal dengan sebutan Perintis Cinta Ilahi, Rumi harum namanya dengan julukanPenyair Cinta Ilahi yang paling menonjol dalam khazanah Sufi Persia.

Cinta adalah tujuan akhir dari perjalanan spiritual untuk mendekatkan ridha dan karunia Ilahi. Menurut laman Onislam.net cinta bagi Rumi tidak hanya dimiliki manusia, tetapi juga pada alam. Cinta alam pada Tuhan yang disebut Cinta Semesta (universal love).

Cinta semesta tumbuh ketika Tuhan sebagai wujud, menampakkan kecantikan-Nya kepada alam, yang pada saat itu masih berupa realitas potensial (adam). Ia mengatakan, "Telah kau pamerkan keindahan wujud pada 'adam, Engkau telah menjadi sebab ia jadikan cinta kepada-Mu

Tuesday, April 7, 2015

Jalaluddin Rumi, Sufi dari Keluarga Terhormat



Tak ada seorang pun ahli mistik Islam yang sama terkenalnya di Barat seperti Jalaluddin Rumi, yang oleh pengikut-pengikutnya di panggil Maulana, 'guru kami' (lafal Turki Mevlana), atau Maulawi.

Nama asli Jalaluddin Rumi adalah Muhammad Jalaluddin. Namun ada pula yang mengatakan, Jalaluddin Muhammad bin Muhammad al-Balkhi al-Qunuwi.


Menurut laman onislam.net Ia dilahirkan 6 Rabi'al-Awwal 604 H, bertepatan dengan 30 September 1207 M, di Balkh, termasuk wilayah kerajaan Khawarizm, di Persia utara.

Saat ini Balkh (Bachtra) termasuk negara Afganistan, terletak di sebelah timur laut Kabul, antara Kabul dan Samarkand.

Ayah Jalaluddin Rumi bernama Bahauddin Walad. Sedangkan kakeknya bernama Husen al-katibi. Kakek Rumi ini yang kemudian menikah dengan putri Raja Alauddin Muhammad al-Khawarizmi.

Garis keturunan ayah Rumi sampai kepada Abu Bakar al-Shiddiq. Dari pihak ibu, silsilah Rumi bertemu dengan Ali bin Abi Thalib. Apabila dilihat dari silsilah keturunanya, Rumi adalah keturunan keluarga terhormat.

Dalam buku Senandung Cinta Jalaluddin Rumi diceritakan, ayahnya Baharuddin Walad, adalah khatib, faqih, serta sufi terkenal dan terhormat, yang silsilah spiritualnya bersambung kepada Ahmad al-Ghazali, seorang syekh sufi terkenal dalam kurun abad awal, sekaligus merupakan adik sang hujjatul Islam, Imam al-Ghazai.

Ayahnya disegani dan dihormati oleh masyarakat karena lautan ilmunya. Sehingga ia digelari dengan Sultan al-Ulama, raja para ulama.


Baha adalah pengikut aliran sunni yang sangat setia mempertahankan nilai-nilai tradisional Islam. Kemungkinan besar Baha juga pengikut setia aliran Asy'ariyah seperti dikatakan Reza Arasteh, bahkan dipengaruhi oleh Abu Hamid al-Ghazali.




Sunday, April 5, 2015

Masjid Paling Tua di Tiongkok



Beberapa negara punya sejarah tentang perkembangan Islam yang menarik bagi traveler Muslim. Seperti di Kota Xian, Tiongkok terdapat Great Mosque Xian yang diyakini sudah berdiri sejak tahun 742. Menariknya, bangunannya tidak seperti masjid pada umumnya!

Situs BBC Travel, mengulas tentang Kota Xian yang berada di Shaanxi, Tiongkok. Di kota inilah, khususnya bagi traveler Muslim bakal merasakan kehidupan Islam yang sangat kental. Tak heran, Islam berkembang pesat di sana sejak ribuan tahun silam dan 70 ribu lebih penduduknya (suku Hui) menganut ajaran Islam.

Buktinya, Kota Xian memiliki Great Mosque Xian yang sudah berdiri sejak tahun 742 pada saat antara Dinasti Ming dan Qing. Disebut-sebut, inilah masjid paling tua yang ada di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Great Mosque Xian berlokasi di tengah kota, dekat kawasan Muslim Quarter. Kawasan yang paling populer dengan banyak kuliner halal dan pernak-pernik barang-barang khas Muslim. Mulai dari baju koko, peci, sampai minyak wangi. Banyak papan penunjuk yang akan mengantar Anda ke masjidnya, atau orang setempat bakal senang hati menunjukan jalannya.

Begitu tiba di Great Mosque Xian, Anda pasti dibuat tidak percaya. Tidak ada kubah yang besar atau menara masjid yang menjulang tinggi, yang ada hanya bangunan seperti kelenteng di depan mata!

Atap masjidnya berbentuk runcing seperti yang biasa Anda lihat di kelenteng. Belum lagi, terdapat beberapa pagoda yang sebenarnya berfungsi sebagai menara masjid.

Great Mosque Xian memiliki luas 13 ribu meter persegi, dengan 6 ribu meter persegi sebagai bangunan utamanya. Masjid ini dibangun oleh masyarakat asli Tiongkok yang memeluk ajaran Islam dari pedagang Arab Saudi dan Persia

Indahnya Xian Kota Muslim di China



Kota Muslim di Tiongkok? Mungkin Anda mengerenyitkan dahi saat mendengar kalimat itu. Jangan salah, Negeri Tirai Bambu memang punya kota Muslim yang damai dan jadi destinasi wisata. Namanya Xian.

Xian belum sepopuler kota-kota besar di Tiongkok, seperti Beijing, Shanghai dan lainnya. Namun bagi traveler Muslim, Xian jadi tempat yang nyaman dan menawarkan pengalaman menarik.

Dilansir dari BBC Travel,  Islam diperkirakan sudah masuk ke Kota Xian pada sekitar abad ke-7. Buktinya, sudah ada Great Mosque Xian yang berdiri sejak tahun 742 masehi. Bahkan, Xian masuk dalam salah satu titik yang dilewati dalam Jalur Sutera di tahun 1600-an.

Islam masuk ke Xian dari para pedagang Arab dan Persia. Suku Hui yang menempati Kota Xian cukup terbuka dan menerima mereka. Suku Hui pun menjadi salah satu etnis terbesar yang memeluk Islam.

Namun dalam perkembangannya, kehidupan Muslim di sana naik turun karena Islam adalah agama minoritas. Kadang mereka hidup tenang, kadang juga merasa terancam. Contohnya di tahun 1966-1976 kala Revolusi Kebudayaan China, suku Hui dilarang untuk beribadah dan pemerintah menghancurkan masjid. Bahkan, Al Quran ikut dibakar serta ustadz-ustadz dipenjara.

Setelah itu, suku Hui kembali hidup dengan damai. Mereka kembali bisa menjalankan ibadah dan membangun masjid-masjid yang rusak. Di Kota Xian sendiri, terdapat 10 masjid lho!

Kini, diperkirakan sebanyak 70 ribu suku Hui menganut ajaran Islam. Kawasan di dalam kotanya yang benar-benar terasa nuansa Islamnya adalah di Muslim Quarter yang persis di tegah kota.

Friday, April 3, 2015

Yang Unik di Rusia, Kuil 16 Agama



Mungkin, belum banyak traveler yang tahu tentang Kota Kazan di Rusia. Tapi ternyata, di sana terdapat Temple of All Religion yang merupakan suatu kuil dengan aneka simbol dan ciri khas dari 16 agama di dunia. Seperti apa?

Pariwisata di Rusia masih dipandang sebelah mata. Paling hanya Kota Moskow saja, yang sudah jadi primadona. 700 Kilometer dari sana, Anda bisa mampir ke Kazan. Kota yang penuh bangunan bersejarah, salah satunya adalah Temple Of All Religion.

Dari berbagai situs mengenai wisata kota Kazan yang detikTravel kumpulkan, Senin (30/3/2015) Temple of All Religion dibangun oleh seniman Ildar Khanov dalam jangka waktu dua tahun, dari 1992 sampai 1994. Sesuai namanya, kuil tersebut menyimbolkan seluruh agama yang ada di dunia.

Total, ada 16 agama yang ada di Temple of All Religion seperti Islam, Kristen, Kristen Ortodoks, Yahudi sampai Buddha. Serta, beberapa nama agamanya yang mungkin belum Anda dengar seperti Zooraster, Shikisme, Jainisme, Bahai, Sinto, Cao Dai, Saintologi dan masih banyak lagi. Semua agama tersebut disimbolkan dalam tiap lukisan, kubah, menara sampai dinding ruangan. 

16 Agama tersebut juga disimbolkan melalui kubahnya yang berwarna-warni, seperti biru, hitam, kuning dan hijau. Ada kubah dengan ujungnya berbentuk bulan yang melambangkan Islam sampai simbol salib. Cantik!

Memasuki bagian dalam, arsitekturnya makin bikin takjub. Lihatlah pahatan candi-candi dan berbagai dewa yang diyakini oleh umat Hindu. Lukisan Yesus dan patung salib yang besar pun terpajang. Tak ketinggalan, arsitektur berupa vihara dan masjid juga ada di dalamnya

Yang harus diingat, Temple of All Religion ini bukanlah sebagai tempat ibadah. Ildar Khanov membangunnya sebagai karya seni, sekaligus memiliki visi kalau semua agama di dunia adalah sama