Sunday, April 5, 2015

Masjid Paling Tua di Tiongkok



Beberapa negara punya sejarah tentang perkembangan Islam yang menarik bagi traveler Muslim. Seperti di Kota Xian, Tiongkok terdapat Great Mosque Xian yang diyakini sudah berdiri sejak tahun 742. Menariknya, bangunannya tidak seperti masjid pada umumnya!

Situs BBC Travel, mengulas tentang Kota Xian yang berada di Shaanxi, Tiongkok. Di kota inilah, khususnya bagi traveler Muslim bakal merasakan kehidupan Islam yang sangat kental. Tak heran, Islam berkembang pesat di sana sejak ribuan tahun silam dan 70 ribu lebih penduduknya (suku Hui) menganut ajaran Islam.

Buktinya, Kota Xian memiliki Great Mosque Xian yang sudah berdiri sejak tahun 742 pada saat antara Dinasti Ming dan Qing. Disebut-sebut, inilah masjid paling tua yang ada di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Great Mosque Xian berlokasi di tengah kota, dekat kawasan Muslim Quarter. Kawasan yang paling populer dengan banyak kuliner halal dan pernak-pernik barang-barang khas Muslim. Mulai dari baju koko, peci, sampai minyak wangi. Banyak papan penunjuk yang akan mengantar Anda ke masjidnya, atau orang setempat bakal senang hati menunjukan jalannya.

Begitu tiba di Great Mosque Xian, Anda pasti dibuat tidak percaya. Tidak ada kubah yang besar atau menara masjid yang menjulang tinggi, yang ada hanya bangunan seperti kelenteng di depan mata!

Atap masjidnya berbentuk runcing seperti yang biasa Anda lihat di kelenteng. Belum lagi, terdapat beberapa pagoda yang sebenarnya berfungsi sebagai menara masjid.

Great Mosque Xian memiliki luas 13 ribu meter persegi, dengan 6 ribu meter persegi sebagai bangunan utamanya. Masjid ini dibangun oleh masyarakat asli Tiongkok yang memeluk ajaran Islam dari pedagang Arab Saudi dan Persia

Indahnya Xian Kota Muslim di China



Kota Muslim di Tiongkok? Mungkin Anda mengerenyitkan dahi saat mendengar kalimat itu. Jangan salah, Negeri Tirai Bambu memang punya kota Muslim yang damai dan jadi destinasi wisata. Namanya Xian.

Xian belum sepopuler kota-kota besar di Tiongkok, seperti Beijing, Shanghai dan lainnya. Namun bagi traveler Muslim, Xian jadi tempat yang nyaman dan menawarkan pengalaman menarik.

Dilansir dari BBC Travel,  Islam diperkirakan sudah masuk ke Kota Xian pada sekitar abad ke-7. Buktinya, sudah ada Great Mosque Xian yang berdiri sejak tahun 742 masehi. Bahkan, Xian masuk dalam salah satu titik yang dilewati dalam Jalur Sutera di tahun 1600-an.

Islam masuk ke Xian dari para pedagang Arab dan Persia. Suku Hui yang menempati Kota Xian cukup terbuka dan menerima mereka. Suku Hui pun menjadi salah satu etnis terbesar yang memeluk Islam.

Namun dalam perkembangannya, kehidupan Muslim di sana naik turun karena Islam adalah agama minoritas. Kadang mereka hidup tenang, kadang juga merasa terancam. Contohnya di tahun 1966-1976 kala Revolusi Kebudayaan China, suku Hui dilarang untuk beribadah dan pemerintah menghancurkan masjid. Bahkan, Al Quran ikut dibakar serta ustadz-ustadz dipenjara.

Setelah itu, suku Hui kembali hidup dengan damai. Mereka kembali bisa menjalankan ibadah dan membangun masjid-masjid yang rusak. Di Kota Xian sendiri, terdapat 10 masjid lho!

Kini, diperkirakan sebanyak 70 ribu suku Hui menganut ajaran Islam. Kawasan di dalam kotanya yang benar-benar terasa nuansa Islamnya adalah di Muslim Quarter yang persis di tegah kota.

Friday, April 3, 2015

Yang Unik di Rusia, Kuil 16 Agama



Mungkin, belum banyak traveler yang tahu tentang Kota Kazan di Rusia. Tapi ternyata, di sana terdapat Temple of All Religion yang merupakan suatu kuil dengan aneka simbol dan ciri khas dari 16 agama di dunia. Seperti apa?

Pariwisata di Rusia masih dipandang sebelah mata. Paling hanya Kota Moskow saja, yang sudah jadi primadona. 700 Kilometer dari sana, Anda bisa mampir ke Kazan. Kota yang penuh bangunan bersejarah, salah satunya adalah Temple Of All Religion.

Dari berbagai situs mengenai wisata kota Kazan yang detikTravel kumpulkan, Senin (30/3/2015) Temple of All Religion dibangun oleh seniman Ildar Khanov dalam jangka waktu dua tahun, dari 1992 sampai 1994. Sesuai namanya, kuil tersebut menyimbolkan seluruh agama yang ada di dunia.

Total, ada 16 agama yang ada di Temple of All Religion seperti Islam, Kristen, Kristen Ortodoks, Yahudi sampai Buddha. Serta, beberapa nama agamanya yang mungkin belum Anda dengar seperti Zooraster, Shikisme, Jainisme, Bahai, Sinto, Cao Dai, Saintologi dan masih banyak lagi. Semua agama tersebut disimbolkan dalam tiap lukisan, kubah, menara sampai dinding ruangan. 

16 Agama tersebut juga disimbolkan melalui kubahnya yang berwarna-warni, seperti biru, hitam, kuning dan hijau. Ada kubah dengan ujungnya berbentuk bulan yang melambangkan Islam sampai simbol salib. Cantik!

Memasuki bagian dalam, arsitekturnya makin bikin takjub. Lihatlah pahatan candi-candi dan berbagai dewa yang diyakini oleh umat Hindu. Lukisan Yesus dan patung salib yang besar pun terpajang. Tak ketinggalan, arsitektur berupa vihara dan masjid juga ada di dalamnya

Yang harus diingat, Temple of All Religion ini bukanlah sebagai tempat ibadah. Ildar Khanov membangunnya sebagai karya seni, sekaligus memiliki visi kalau semua agama di dunia adalah sama

Bandara Tersibuk di Dunia



Bandara menjadi salah satu pintu masuk traveler ke suatu negara. Tak ayal, tiap bandara bisa saja selalu ramai orang selama 24 jam. Dari ratusan bandara di dunia, berikut daftar 10 bandara tersibuk di dunia.

Dilansir dari situs CNN Travel,  daftar 10 bandara tersibuk di dunia ini disusun oleh Airports Council International (ACI). Suatu organisasi dunia yang menilai perkembangan dan traffic suatu bandara di dunia, sejak tahun 1991.

Tahun 2014, ACI mendapat nilai pergerakan traveler di dunia naik 5,1 % yang naik pesawat, dibanding tahun 2013. Untuk bandara tersibuk di dunia tahun 2014, lagi-lagi jatuh kepada Bandara Hartsfield–Jackson Atlanta di Atlanta, AS. Selama tahun lalu, bandaranya menampung 96 juta penumpang!

Sedangkan di posisi kedua, adalah Bandara Beijing di Tiongkok dengan jumlah penumpang mencapai angka 86 juta. Bandara Heathrow di London, Inggris menguntit di peringkat ketiga dengan angka penumpang sebanyak 76 juta. Posisi keempat, ditempat Bandara Haneda di Tokyo, Jepang yang menampung 72 juta penumpang.

Peringkat empat besar tersebut tidak berubah dibanding tahun 2013. Yang menarik, adalah Bandara Los Angeles di AS dan Bandara Dubai di UEA, yang naik satu strip masing-masing di posisi 5 dan 6. Bandara O'Hare di Chicago, AS turun ke posisi 7.

Sedangkan di posisi 8, 9 dan 10 masing-masing ditempati oleh Bandara Paris-Charles de Gaulle di Prancis, Bandara Dallas-Fort Worth di AS dan Bandara Hong Kong. Posisi mereka tidak berubah dari tahun 2013 ke tahun 2014.

Berikut, daftar lengkap 10 bandara tersibuk di dunia beserta angka penumpangnya:

1. Bandara Hartsfield–Jackson Atlanta, AS (96,1 juta penumpang)
2. Bandara Beijing, Tiongkok (86,1 juta penumpang)
3. Bandara Heathrow, Inggris (73,4 juta penumpang)
4. Bandara Haneda, Jepang (72,8 juta penumpang)
5. Bandara Los Angeles, AS (70,6 juta penumpang)
6. Bandara Dubai, UEA (70,4 juta penumpang)
7. Bandara O'Hare, AS (69,9 juta penumpang)
8. Bandara Paris-Charles de Gaulle, Prancis (63,8 juta penumpang)
9. Bandara Dallas-Fort Worth, AS (63,5 juta penumpang)
10. Bandara Hong Kong (63,1 juta penumpang) 

Saturday, March 28, 2015

Wisatawan Dunia Kagumi Bangunan Masjid di Marrakech dan Istanbul




Memiliki sejumlah masjid terindah di dunia, Marrakech (Maroko) dan Istanbul (Turki), didaulat jadi kota terbaik dunia versi agensi perjalanan terkemuka.  "Tujuan kelas dunia ini dipilih oleh masyarakat kita karena kaya akan sejarah, budaya, dan menawarkan pemandangan yang tak ada habisnya," kata Barbara Messing, Chief Marketing Officer, kepada Agence France Presse (AFP), Sabtu (28/3).

Berlokasi di Afrika utara, Marrakesh adalah kota yang indah dan kaya atraksi wisata. Di sana, pengunjung dapat menikmati pasar, kebun, istana, dan masjid dalam satu kawasan. Karena keindahannya, kota ini mendapatkan julukan, Jewel of the Desert.

Pariwisata Islami telah menyumbang 13 persen dari periwisata global. Nilai sumbangsihnya mencapai 140 miliar dolar AS pada tahun 2013. Jumlahnya diperkirakan bakal terus naik hingga mencapai 200 miliar dolar AS.

Tahun lalu, lembaga riset berbasis Singapura Crescentrating menyebut Malaysia sebagai lokasi utama para wisatawan Muslim. Disusul Uni Emirat Arab, Turki, Indonesia, Arab Saudi, Singapura, Maroko, Yordania, Qatar, dan Tunisia

Masjid Camii Tokyo Ramai Dikunjungi Masyarakat Jepang



Sejak berdirinya, Masjid Camii Tokyo terbuka untuk masyarakat Jepang. Ini dimaksudkan agar mempermudah masyarakat Jepang memperoleh informasi yang utuh tentang Islam dan Muslim.

"Anda tahu, wilayah mana di dunia dengan populasi terbanyak Muslim," tanya Shogeru Shimoyama, kepada para peserta tur masjid, seperti dilansir Onislam, Rabu (24/3).

"Asia," jawabnya.

Shimoyama mengungkap, sekitar 1.6 miliar Muslim berada di Asia. Mereka adalah tetangga Jepang.

Masjid Camii Tokyo dibangun 12 Mei 1938. Awalnya, bangunan masjid merupakan sekolah yang dibanguna Muslim Tartar Rusia. Bangunan ini secara langsung dibangun atas arahan Abduressid Ibrahim, imam pertama Masjid Camii Tokyo.

Tahun 1986, masjid sempat rubuh karena kerusakan struktur bangunan. Kemudian, bantuan dari Turki, masjid ini kembali dibangun. Pembangunan masjid selesai tahun 2000 dengan menghabiskan dana 1.5 miliar yen.

Sejak dibuka untuk umum, banyak masyarakat Jepang datang berkunjung. Selama tur masjid, masyarakat Jepang mendapatkan penjelasan tentang Islam dan fungsi masjid bagi umat Islam. Para peserta tur juga diperkenankan melihat secara langsung bagaimana seorang Muslim melaksanakan shalat.



Friday, March 27, 2015

Asakusa: Wisata Gratis di Tokyo, Sekalian Belanja Suvenir



Traveling ke Tokyo, Jepang belum tentu harus mahal. Di sana masih ada beberapa objek wisata seperti kawasan Asakusa. Ada Kuil Sensoji yang ikonik dan gratis, serta kawasan belanja suvenir dan makanan. Sugoi!

Asakusa adalah kawasan wisata paling ramai dengan wisatawan di Tokyo. Ini lantaran di Asakusa ada destinasi wisata sejarah, religi, dan sekaligus belanja. Ibaratnya, ini adalah one stop destination.

Keluar dari stasiun kereta bawah tanah, kita langsung dihadapkan suasana ramai wisatawan di kawasan Asakusa.

Salah satu landmark ikonik Tokyo ada di sini yaitu Gerbang Kaminarimon. Gerbang ini memiliki lampion raksasa yang sangat khas. Banyak wisatawan berfoto di sini.

Selepas gerbang unik ini, kita akan menjumpai Jalan Nakamise Dori. Inilah kawasan belanja suvenir dan oleh-oleh, dari yang murah sampai yang mahal semua ada di sini.

Suvenir pun sangat beragam mulai dari t shirt, gelas teh bergambar tema Jepang, gantungan kunci, piring, magnet, hiasan dinding, alat makan, dan pajangan lainnya. Ada juga aneka makanan dan camilan mulai dari senbei dan aneka kue-kue berbentuk lucu.