Tuesday, January 13, 2015

Liburan yang Menyenangkan di Chiang Mai, Thailand



Chiang Mai adalah kota mungil nan cantik di utara Thailand. Kota ini punya segudang destinasi dan aktivitas seru bagi wisatawan. Selain teman dan sahabat dekat, Chiang Mai juga asyik didatangi bareng keluarga tercinta.

Liburan ke Chiang Mai minimal dilakukan 2 hari 1 malam. Anda bisa menginap di dekat Old City Quarter, atau dekat Night Market agar mudah mencapai keramaian. Nah, mulailah petualangan wisata keluarga Anda pagi buta di Wat Phrathat Doi Suthep.

Ini adalah vihara Buddha yang terletak sekitar 15 Km dari pusat Kota Chiang Mai. Karena berlokasi di atas bukit, Anda harus mendaki 309 anak tangga untuk tiba di kuil ini. Namun pemandangannya sangat fantastis, Kota Chiang Mai dan pegunungan di sekelilingnya tampak sangat indah pada pagi hari. Harga tiket masuknya 30 Baht (Rp 12.000) per orang. 

Usai menikmati pagi di Wat Phrathat Doi Suthep, saatnya Anda dan keluarga menyambangi Old City Quarter. Sesuai namanya, ini adalah kota tua-nya Chiang Mai. Kota ini dulu ditempati oleh Kerajan Lan Na, yang disebut-sebut tertua di Thailand.

Kawasan Old City Quarter dikelilingi tembok tinggi. Gerbang utamanya adalah Tha Pae, yang terletak di sebelah timur Old City Quarter. Di dalamnya, bangunan-bangunan tua menyatu selaras dengan kafe-kafe mungil nan cantik. Banyak bangunan tua yang disulap menjadi restoran, dari Burger King sampai Starbucks. Namun, kuil-kuil peninggalan abad ke-15 juga masih berdiri megah!

Ajak keluarga Anda menyusuri kuil-kuil keren seperti Wat Chaing Man, Wat Chedi Luang, juga beberapa museum seperti Chiang Mai City Art and Cultural Centre dan Lan Na Architecture Museum. Banyak spot untuk berfoto ria dan selfie bareng, terutama di sekitaran Three King's Monument yang mirip alun-alun.

Puas jalan-jalan, Anda bisa beristirahat di kafe yang tersebar seantero Old City Quarter. Menjelang malam, ada satu tempat yang tak boleh dilewatkan: Chiang Mai Night Market!



Pasar malam ini digelar tiap hari di Thanon Chang Khlan, dekat dengan Tha Pae Gate. Pasar malam sepanjang 1 Km ini menjadi destinasi turis setiap hari. Anda bisa berburu aneka suvenir dan pernak-pernik, juga mencicipi makanan khas Thailand. Ada Mango Sticky Rice, Banana Crepe yang berlumur Nutella, juga Pad Thai.

Keesokan harinya, Anda bisa mengikuti tur 1 hari ke Chiang Rai. Ini adalah kota mungil di utara Chiang Mai dengan jarak 2 jam perjalanan. Antara kedua kota ini, banyak destinasi wisata dan tempat seru yang bisa dikunjungi.

Mulailah jalan-jalan di Chiang Rai dari White Temple yang sangat cantik. Nama aslinya adalah Wat Rong Khun. Ini adalah vihara yang unik karena keseluruhan bangunannya yang berwarna putih. Vihara ini sudah ada sejak tahun 1997.

Mumpung sudah ada di Chiang Rai, sempatkan pula berkunjung ke Mae Sai. Mae Sai adalah perbatasan Thailand-Myanmar, kawasan ini terkenal dengan sebutan Golden Triangle. Di Chiang Rai, kita juga bisa berkunjung ke pemukiman Suku Karen. Karen Hilltribe terkenal oleh wanita berkalung panjang.

Travel Hub Chiang Mai adalah salah satu operator tur yang menyuguhkan tur ini. Harganya 1.000 Baht (Rp 380.000) per orang sudah termasuk tiket masuk tempat wisata dan makan siang. Dijamin, liburan keluarga kali ini bakal seru!

Objek Wisata Yang Harus di Kunjungi Dalam 1 Hari di Ho Chi Minh City




Selain Hanoi, kota lain favorit turis di Vietnam adalah Ho Chi Minh City (HCMC). Kota penuh bangunan bersejarah ini punya banyak suguhan untuk traveler. Berikut 5 destinasi wajib saat berkeliling HCMC dalam 1 hari.

Ada hal yang membedakan HCMC dengan Hanoi. Ibukota Vietnam tersebut berada di bagian utara, sementara HCMC yang dulu bernama Saigon ada di bagian selatan. Suasana kota dan bangunan sejarah sisa komunis pun bertebaran di HCMC. Termasuk, bangunan-bangunan cantik peninggalan Prancis seperti katedral.

Setidaknya ada 5 destinasi yang wajib Anda sambangi ketika traveling ke HCMC. Kelima destinasi ini bisa didatangi dalam 1 hari, beberapa di antaranya terletak berdekatan.


1. Central Post Office
Pagi hari, mulailah perjalanan kamu dari Central Post Office. Ini adalah salah satu peninggalan Prancis yang tercantik di HCMC. Gaya bangunan neoklasik menjadi ciri khasnya. Tahukah Anda, bangunan ini didesain oleh Gustave Eiffel asal Prancis yang juga membuat Menara Eiffel!

Bangunan ini dibuat pada 1886, dan rampung pada 1891. Kini, Central Post Office merangkap kantor pos sekaligus destinasi wisata.

Di lorong bagian depannya terdapat beberapa gerai suvenir yang menjual kerajinan khas Vietnam. Central Post Office buka tiap hari, mulai pukul 08.00-17.00 waktu setempat.


2. Notre Dame Cathedral
Nah, beralih ke bangunan peninggalan Prancis lainnya saat menduduki HCMC. Ada beberapa bangunan bergaya Eropa di kota ini, namun yang wajib Anda kunjungi adalah Notre Dame Cathedral. Letaknya persis di seberang Central Post Office. Usai dari kantor pos antik, kita ke gereja antik.

Katedral ini berlokasi di kawasan Dong Khoi yang terletak di pusat kota. Warga lokal juga mengenalnya sebagai 'Basilica of Our Lady of the Immaculate Conception'. Katedral cantik ini dibangun antara 1863-1880, dengan bahan bangunan yang langsung diimpor dari Prancis.

Katedral ini punya 2 menara lonceng setinggi 58 meter. Notre Dame Cathedral tidak dibuka tiap saat, namun traveler bisa masuk pada waktu-waktu umat Kristen beribadah. Asal jangan mengganggu jalannya ibadah ya!


3. War Remnants Museum
Dari Notre Dame Cathedral, Anda bisa jalan kaki mengunjungi War Remnants Museum. Ini adalah tempat Anda menyaksikan bukti nyata kejamnya AS pada saat Perang Vietnam.

War Remnants Museum, atau disebut juga Exhibition House of American War Crimes, terbagi menjadi 8 tema ruangan. Traveler bisa melihat bukti-bukti foto kekejaman AS terhadap tentara Vietnam, juga aneka bentuk penyiksaan selama berlangsungnya Perang Vietnam.

Museum ini buka mulai pukul 07.30-11.45, kemudian 13.30-17.30 waktu setempat. Harga tiket masuknya 10.000 Dong (Rp 5.800).


4. Reunification Palace
Dulu, Vietnam dibagi menjadi Vietnam Utara dan Vietnam Selatan. Reunification Palace yang berlantai 5 ini dulu menjadi Istana Presiden Vietnam Selatan sebelum akhirnya jatuh ke tangan Vietnam Utara. Perang saudara itu berakhir pada 1975.

Usai dari museum, tujuan selanjutnya adalah melihat Istana Presiden ini di sore hari. Nah, di dalam bangunan inilah traveler bisa melihat beragam bukti sejarah Vietnam. Istana Presiden ini tampak glamor, ruangan-ruangannya pun didesain secara mewah. Namun di bawah tanah, juga terdapat markas penjagaan dan penjara.

Museum ini buka pukul 07.30-11.30, kemudian 13.00-16.00 waktu setempat. Harga tiket masuknya 15.000 Dong (Rp 8.500) per orang.


5. Pasar Ben Thanh
Nah, ini dia destinasi terakhir untuk melengkapi 1 hari berkeliling HCMC. Ben Thanh disebut-sebut sebagai 'jantungnya' HCMC. Pada dasarnya Ben Thanh adalah pasar modern yang menjual aneka barang, termasuk suvenir khas Vietnam.

Tak heran, pasar ini menjadi destinasi favorit wisatawan. Di dalamnya terdapat banyak kios yang menjual pernak-pernik. Mulai dari gantungan kunci, boneka, bantal, tas, t-shirt, sampai teh dan kopi khas Vietnam.

Pasar ini buka tiap hari mulai pukul 10.00-22.00 waktu setempat. Tutuplah perjalanan kamu dengan menikmati wisata kuliner yang ada di sekitar pasar ini.



Sunday, January 11, 2015

Event Wisata Menarik di Dunia Tahun 2015



Di Tahun 2015, ada banyak event wisata menarik yang tersebar di berbagai negara. Eventnya bervariasi dari acara olahraga, perayaan tahun baru, sampai musik. Catat! Berikut 10 event wisata di dunia pada tahun 2015.

Mulai dari event Lunar New Year atau Imlek yang paling dekat, hingga perayaan 50 tahun tahun kemerdekaan Singapura. inilah 10 event menarik dunia di tahun 2015 


1. Lunar New Year, Macau

Event yang paling dekat ada di bulan Februari, yaitu Lunar New Year atau perayaan Tahun Baru Imlek. Perayaan Tahun Baru Imlek untuk tahun ini jatuh pada 19-21 Februari. Macau akan menjadi salah satu tempat di dunia yang heboh perayaannya.

Macau sendiri punya salah satu kuil tertua yang bernama A-Ma Temple. Event perayaan Tahun Baru Imlek akan berlangsung sangat meriah di sana. Di Indonesia sendiri, kawasan Pecinan sampai Singkawang di Kalimantan Barat juga akan meriah dengan perayaan Tahun Baru Imlek.


2. Songkran Thai New Year, Thailand

Selain perayaan Tahun Baru Imlek di Macau, Thailand juga punya perayaan tahun baru sendiri. Pada 13-15 April 2015, Thailand akan merayakakan Songkran. Pesta basah-basahan pun akan menghiasi berbagai kota besar di Thailand, seperti Bangkok.

Sejarahnya, masyarakat Thailand merayakan Songkran dengan mengunjungi kuil dan membasahi tangan masing-masing dan Patung Buddha untuk meminta berkah. Lama kelamaan tradisi tersebut berkembang menjadi 


3. Gnaoa World Music Festival, Maroko

Traveler penikmat musik, akan ada event Gnaoa World Music Festival pada 14-17 Mei 2015. Event musik yang diselenggarakan di Kota Essaouira, Maroko, akan menghadirkan berbagai musik jazz, pop, rock, hip-hop, dan musik kontemporer dunia.

Festival Gnaoa sendiri telah diselenggarakan sejak akhir tahun 1990-an. Performer pun datang dari berbagai sudut Benua Afrika untuk menampilkan musik yang terbaik. Info lebih lengkap dapat dilihat di festival-gnaoua.net.


4. Cheung Chau Bun Festival, Hong Kong

Pada 22-26 Mei 2015, Hong Kong akan merayakan Festival Cheung Chau Bun. Festival ini dirayakan oleh masyarakat dengan berlomba mengambil bakpao yang ditaruh di atas menara bambu. Bakpao tersebut dipercaya menjadi simbol keberuntungan.

Tradisi unik tersebut pertama kali muncul pada periode Dinasti Qing, tahun 1644-1911. Saat itu, penyakit membunuh ribuan penduduk di Cheung Chau, sebuah pulau di selatan Hong Kong. Altar dan doa pun dilakukan untuk mengusir penyakit tersebut. Tradisi tersebut pun diperingati dalam Festival Cheung Chau Bun.


5. Singapore's Golden Jubilee Celebrations, Singapura

Singapura akan merayakan pesta 50 tahun kemerdekaannya pada 9 Agustus 2015 mendatang. Tidak usah menunggu bulan Agustus, akan ada sejumlah event menarik yang diselenggarakan sepanjang tahun. Namun waktu terbaik tetap jatuh pada bulan Agustus.

Akan ada pesta kembang api, parade, pertunjukan, perlombaan, sampai pembukaan rute pejalan kaki baru dari Civic District ke Marina Bay. Salah satu event yang tidak boleh 


6. Hiroshima/Nagasaki Memorial, Jepang

Hiroshima dan Nagasaki merupakan dua kota di Jepang yang dibom oleh Amerika pada Perang Dunia II. Tragedi perang yang terjadi pada 6 dan 8 Agustus puluhan tahun silam itu, akan kembali dikenang tahun ini.

Tahun 2015 sendiri memasuki 70 tahun peringatan bom Hisroshima dan Nagasaki. Event untuk mengenangnya akan diselenggarakan di kedua kota. Nantinya, berbagai proyek seni akan ada sepanjang tahun.

7. World Indigenous Games, Brasil

Setelah menjadi tuan rumah dari ajang olahraga sepakbola terbesar di dunia, Piala Dunia 2014, Brasil kembali menjadi tuan rumah dari World Indigenous Games pada 18-25 September 2015. Lebih dari 2.000 atlet dari 30 negara akan datang ke Porto Nacional.

Cabang olahraga yang akan dilombakan antara lain, memanah, melempar tombak, kano, gulat, bola, headball, renang, dan berbagai cabang atletik lainnya. Event tersebut telah dilakukan selama lebih dari 10 tahun. Tahun ini merupakan kali pertama event olahraga tersebut mengundang atlet dari luar Brasil.


8. World Puppet Festival, Prancis

Kota Charleville di Prancis merupakan pusat dari seni boneka, sekaligus tempatnya sekolah 'marionette' top dunia. Marionette sendiri merupakan boneka yang digerakkan dengan kayu dan benang dengan bantuan jari. Seni boneka ini banyak berkembang di Prancis.

Perhelatan World Puppet Festival akan digelar di Charleville pada 18-27 September. 150 penampil boneka dari Burma, Mali, dan Yordania akan menampilkan 50 pertunjukan setiap harinya. Keramaian akan bertempat di Grand Palace, serta akan ada 10 hari perayaan di jalan-jalan Charleville.


9. Stuttgart Beer Festival, Jerman

Event minum beer 'Oktoberfest' di Munich, Jerman. tentu sudah sangat dikenal oleh para wisatawan. Kini ada event tandingan yang bernama Cannstatter Wasen, atau Stuttgart Beer Festival. Event tersebut akan diselenggarakan antara 25 September hingga 11 Oktober 2015.

Event yang akan diselenggarakan selama dua minggu itu pertama kalo dilakukan pada tahun 1818. Nantinya juga bianglala, live music, dan berbagai keseruan lainnya.



10. Hogmanay Celebrations, Skotlandia

Perayaan Tahun Baru 2015 belum lama usai, namun tidak ada salahnya untuk mempersiapkan perayaan Tahun Baru untuk tahun depan. Menjelang pergantian tahun di Edinburgh, Skotlandia, ada perayaan Tahun Baru yang bernama Hogmanay.

Lebih dari 100.000 orang hadir dalam perayaan Hogmanay, dimana akan ada 1.000 orang tenaga sukarela. Perayaan akan ditandai dengan menyalakan obor, meniup terompet dan memainkan drum. Anda dapat melihat pesta kembang api, sambil mendengar alunan lagu 'Auld Lang Syne.'



Menikmati Keindahan Forbidden City China



Liburan ke Tiongkok rasanya kurang lengkap jika belum mengunjungi Forbidden City di Beijing. Agar kunjungan Anda ke Forbidden City lebih berkesan, simak dulu 5 tips berikut ini.

Forbidden City merupakan istana kerajaan Tiongkok yang melegenda. Supaya lebih asyik menikmati kemegahan tempat ini, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti. Inilah 5 tips menikmati Forbidden City:


1. Gunakan alas kaki yang nyaman

Forbidden City memiliki luas sekitar 72 hektar. Anda akan banyak berjalan kaki dan naik turun tangga untuk melihat berbagai bangunan yang ada. Agar kaki tidak lecet dan lebih puas berkeliling, pilihlah sepatu datar yang tidak terlalu sempit.

2. Bacalah peta Forbidden City sebelum berkunjung

Sebelum berkunjung sebaiknya Anda amati peta Forbidden City terlebih dahulu. Peta ini banyak tersedia di situs pariwisata online. Hal ini perlu dilakukan agar bisa menentukan rute mana yang akan Anda lewati selama berkeliling di Forbidden City.

Selain itu, karena Forbidden City sangat luas, adanya peta bisa memperkecil kemungkinan Anda untuk mengelilingi tempat yang sama dua kali. Anda juga bisa mengirit biaya jalan-jalan karena tidak perlu menyewa pemandu wisata untuk mengantar Anda berkeliling


3. Bawa makanan dan minuman

Sebaiknya Anda membawa bekal sebelum berkunjung ke Forbidden City karena tidak terlalu banyak tempat yang menyediakan makanan dan minuman di dalam. Lagipula biaya makanan di dalam Forbidden City biasanya lebih mahal dari harga biasa.

4. Hindari datang di akhir pekan

Forbidden City merupakan salah satu tujuan utama traveler yang berkunjung ke Beijing. Istana kerajaan Tiongkok ini sangat ramai dikunjungi pada musim liburan.

Biasanya kunjungan meningkat pada akhir Maret hingga awal Juni dan bulan Agustus hingga November. Pada bulan-bulan tersebut pilihlah hari selain di akhir pekan untuk menghindari kepadatan pengunjung.

5. Kagumi kemegahan Forbidden City dari atas bukit


Setelah puas berkeliling di Forbidden City, sebaiknya Anda mampir ke bukit di Jingshan Park. Lokasinya persis di seberang gerbang utara Forbidden City. Di sini ada sebuah paviliun di puncak bukit dimana Anda bisa melihat keseluruhan Forbidden City dari atas.


Korea Kembangkan Destinasi Wisata Muslim



Korea Selatan menjadi sasaran banyak wisatawan mancanegara beberapa tahun belakang. Tak terkecuali Indonesia, setidaknya dalam catatan Korea Tourism Organization ada lebih dari 175.000 wisatawan Indonesia yang sudah pernah berkunjung ke Korea. Hal ini membuktikan begitu besar minat orang Indonesia untuk mengenal negeri ginseng tersebut lebih jauh lagi.
“Dengan dasar yang kita dapat seperti itu, kita dapat menyimpulkan bahwa pasar Korea di Indonesia yang penduduknya mayoritas Muslim ini sangat tinggi. Untuk itu lah rencananya di tahun 2015, Korea akan kembangkan destinasi wisata Muslim,” ungkap Direktur KTO, Hyonjae Oh.
Di Korea, walaupun umat Muslim merupakan minoritas bukan berarti tidak memiliki tempat ibadah. “Korea punya beberapa masjid. Negara kami ramah Muslim. Restoran halal pun menyebar di mana-mana,” tuturnya.
Beberapa masjid disebutkan olehnya, Seoul Central Mosque, Masjid Busan, Masjid Gwangju, Masjid Jeonju, Masjid Ansang, Masjid Anyang, Masjid Bupyeong, dan Masjid Paju. Rutinitas di beberapa masjid ini diisi oleh komunitas Muslim yang tinggal di sana. Kebanyakan dari mereka adalah imigran dari Bangladesh, Pakistan dan juga Indonesia.
“Arsitektur masjidnya beragam. Destinasi wisata Muslim yang sudah dibangun sebenarnya sudah dijalankan, mereka yang mengambil paket destinasi wisata Muslim sebenarnya tetap diajak berkunjung ke tempat-tempat wisata populer lain seperti Pulau Nami, Incheon, Seoul dan banyak tempat lain ditambahkan dengan wisata religi seperti mengunjungi masjid yang dekat dengan tempat wisata pilihannya,” tambahnya lagi.
Ke depannya, destinasi wisata Muslim ini akan terus dikembangkan. Menurut Harry, destinasi wisata muslim yang memang sedang populer di Asia dan tersedianya fasilitas masjid di Korea bisa menjadi peluang untuk memanjakan wisatawan lebih banyak lagi. “Destinasi wisata ini bahkan tidak hanya diperuntukkan untuk umat Muslim, non Muslim juga boleh ikut. Kita sama-sama dapat menikmati arsitektur dan kemegahan tempat-tempat ibadah di sana,” tutupnya.



Thursday, January 1, 2015

Panduan Busana Untuk Para Jilbaber Yang Akan Traveling ( Jilbab Traveler )


Seorang hijabers tidak mesti identik dengan penampilan yang super ribet. Terlebih mempersiapkan kostum untuk liburan, terpenting yang perlu dikedepankan adalah soal kenyamanan dan kebutuhan.

Tips mengemas pakaian untuk berlibur bagi wanita berjilbab maupun tidak, memang lebih penting memerhatikan kebutuhan. Seperti traveller harus mengetahui terlebih dulu cuaca yang akan dihadapi di tempat tujuan wisata yang hendak dikunjungi.

Dengan begitu, traveller bisa menyesuaikan kostum nantinya. "Harus cek suhu atau cuaca sebelumnya. Jangan sampai salah kostum.


Adapun, untuk musim dingin, traveller harus menyiapkan tambahan kostum seperti topi atau kupluk di luar jilbab untuk menghindari dingin. Begitu juga musim lainnya yang diperlukan persiapan kostum yang sesuai.

Wanita berjilbab, juga bisa meminimalisir barang bawaannya agar tas travel tidak terlalu membebani badan. Kembali ditegaskannya, bisa dengan cara tidak terlalu banyak membawa pakaian yang dirasa kurang dibutuhkan nantinya.

Sama halnya guna meminimalisir barang bawaan pulang liburan, sebaiknya traveller juga tidak terlalu banyak belanja atau boros. Ini trik agar tidak terlalu keberatan bawa barang saat pulang.



Sementara trik untuk mengemas semua pakaian agar tetap rapi, adalah dengan penggunaan space maker. Space maker telah tersedia dalam berbagai ukuran sesuai kebutuhan.

Alpen , Destinasi Wisata Ski Paling Top Untuk Keluarga


Pegunungan Alpen Perancis dinobatkan sebagai salah satu tempat liburan ski paling top bagi keluarga musim ini atau selama 2014.
Bahkan diprediksi masih akan jadi tempat wisata ski terbaik sampai 2015 mendatang, seperti dilansir Telegraph, Rabu (31/12).

Betapa tidak, pasalnya di puncak Retreats Alpen tersebut menyediakan layanan yang spesial baik untuk keluarga yang relatif beranggota kecil maupun besar. Di sana juga dihadirkan banyak apartemen atau vila dengan nuansa yang sangat cocok untuk keluarga.
 
Beberapa layanan yang cocok untuk keluarga seperti disediakan berbagai macam mainan, pengasuh untuk anak serta sejumlah rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan anggota keluarga.

Termasuk La Rosière, yang berhubungan dengan La Thuile di Italia untuk membentuk area ski Espace San Bernardo, yang memiliki 160 km dari pistes.

Terkait biaya, harga utuk berlibur di sana juga terbilang cukup terjangkau dari segi penyewaan papan ski, seperti untuk dua orang dewasa dan dua anak, termasuk penerbangan dan transfer. Juga soal akomodasi ataupun penginapan. 

Harga termurah yang bisa didapatkan adalah sekitar seminggu pada Januari. Sebaliknya, harga tertinggi mungkin terjadi sekitar pertengahan Februari. Untuk penitipan anak, bisa dikenakan biaya ekstra, bergantung kebijakan penyedia layanan. 

Pengunjung dapat berjalan kaki dari pusat La Rosière yaitu Le Refuge, kompleks apartemen. Berdekatan dengan Les Eucherts yang memiliki lift, toko, bar, arena es dan bowling.